Kutipan Artikel
Agbola, T. dan Kassim, O.F. (2016) Isu Konseptual dan Teoritis dalam Perumahan. Dalam: Agbola, T., Egunjobi, L. dan Olatubara, C.O., Penyunting, Pengembangan dan Manajemen Perumahan, Sebuah Buku Bacaan, Artsmostfare Prints, Ibadan, 19-86.
Artikel yang Mengutip
Telah dikutip oleh artikel berikut:
Judul: Pengaturan Kemitraan Publik-Swasta dalam Perumahan In-Situ untuk Rehabilitasi Permukiman Kumuh di Yenagoa, Negara Bagian Bayelsa, Nigeria
Penulis: A. F. Ebakpa, A. E. Gobo, S. A. Ngah, T. K. S. Abam
Kata Kunci: Pengaturan Kemitraan Publik-Swasta, Perumahan In-Situ, Rehabilitasi Permukiman Kumuh, Yenagoa, Negara Bagian Bayelsa, Nigeria
Nama Jurnal: Jurnal Perlindungan Lingkungan, Vol.8 No.12, 29 November 2017
Abstrak: Penyediaan akomodasi yang layak merupakan tantangan utama bagi pemerintah di negara berkembang. Ini adalah fenomena umum di pusat-pusat perkotaan negara berkembang di mana sebagian besar rumah berada dalam kondisi memprihatinkan. Rumah-rumah tersebut penuh sesak dengan sedikit atau tanpa ruang udara di antaranya. Tidak ada sanitasi dasar di pusat-pusat perkotaan karena kekurangan toilet siram, beberapa toilet siram yang tersedia dialirkan ke sungai musiman, sebagian besar rumah tidak memiliki area dapur yang jelas dan metode pembuangan limbah yang sehat. Kota-kota kekurangan jalan akses yang baik dan sistem drainase yang berfungsi dengan praktik umum metode pengelolaan sampah yang tidak ramah lingkungan yang menciptakan berbagai tantangan kesehatan bagi penduduk kota. Tujuan penelitian adalah untuk menunjukkan bagaimana metode perumahan In-Situ rehabilitasi permukiman kumuh dapat diterapkan melalui Kemitraan Publik/Swasta untuk meningkatkan rumah di daerah kumuh utama di Yenagoa. Ini akan dilakukan dengan kesepakatan antara pemilik properti, investor real estat, dan pemerintah negara bagian. Metodologi Penelitian Dasar diterapkan menggunakan kuesioner, observasi langsung, dan teknik wawancara pribadi untuk mengumpulkan data. Teknik kualitatif dan kuantitatif diterapkan untuk menganalisis data melalui penggunaan tabel dan grafik. Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa kondisi perumahan yang buruk secara serius menurunkan kualitas lingkungan daerah penelitian. Standar hidup di daerah tersebut sangat rendah karena masyarakat tidak memiliki akses ke akomodasi yang layak, sanitasi dasar, dan fasilitas sosial.