Fakta Dasar
- Didirikan: 1933
- Negara: Austria
- Kota: Salzburg
Stadion Kandang
- Stadion Lehener (1971–2002)
- Red Bull Arena (2003–sekarang)
Trofi Utama
- Bundesliga Austria: 13
- Piala Austria: 6
Pemain Terkemuka
- Oliver Bierhoff, Sadio Mané, Alexander Zickler, Jonatan Soriano
Rekor Klub
- Pertandingan terbanyak: Thomas Winklhofer (431)
- Pencetak gol terbanyak: Jonathan Soriano (120)
Stadion Lehener, bekas kandang tim Salzburg.
Red Bull Arena (sebelumnya Wals Siezenheim) pada tahun 2012.
Sejarah
Sejarah Awal
Pada tahun 1933, penggabungan dua klub terbesar Salzburg – FC Rapid dan FC Hertha – menghasilkan pendirian SV Austria Salzburg. Klub baru ini membutuhkan waktu untuk menemukan arah, dan kemudian dibubarkan serta didirikan kembali pada tahun 1950. Mereka pertama kali promosi ke Bundesliga Austria pada tahun 1953, menyelesaikan musim dengan lima poin di atas zona degradasi.
Selama dua dekade berikutnya, Salzburg terus naik turun dari kasta tertinggi. Periode paling sukses mereka terjadi pada awal 1970-an, saat mereka menjadi runner-up Bundesliga edisi 1971. Ini membawa penampilan pertama mereka di panggung internasional, di mana mereka tersingkir di babak pertama Piala UEFA oleh UTA. Pada tahun 1974, mereka mencapai final Piala Austria, kalah dari Austria Wien dengan agregat 2-3.
Era Casino
Pada tahun 1978, klub berganti nama menjadi SV Casino Salzburg. Namun, nama baru itu tampaknya tidak membawa keberuntungan hingga awal 1990-an, ketika mereka akhirnya mulai bersaing untuk meraih trofi. Mereka meraih gelar Bundesliga pertama pada tahun 1994, disusul dua gelar lagi pada tahun 1995 dan 1997. Pada tahun yang sama, kesepakatan sponsorship menyebabkan perubahan nama menjadi SV Wüstenrot Salzburg.
Periode ini juga melihat Salzburg membangun reputasinya di kancah internasional, saat mereka mencapai final Piala UEFA pada tahun 1994. Namun, mereka tidak mampu mengalahkan Internazionale, yang memenangkan kedua pertandingan dengan skor 1-0. Musim berikutnya, Salzburg lolos ke babak grup Liga Champions dengan mengalahkan Maccabi Haifa 5-2. Mereka akhirnya finis ketiga di grup kuat yang berisi juara bertahan Milan, pemenang akhir Ajax, dan AEK Athens.
Arena Baru
Pada Maret 2003, pertandingan pertama dimainkan di Stadion Wals-Siezenheim yang baru. Kapasitas awal sedikit di atas 18.000, tetapi stadion diperluas menjadi lebih dari 30.000 kursi tepat waktu untuk Euro 2008. Arena itu pada saat itu juga berganti nama menjadi Red Bull Arena. Stadion ini adalah arena sepak bola terbesar kedua di Austria, hanya Ernst-Happel Stadium yang lebih besar.
Red Bull Arena (sebelumnya Wals Siezenheim) pada tahun 2012.
Mulai dari Awal
Pada tahun 2005, tampaknya Salzburg akan kembali ke pinggiran sepak bola Austria. Namun, pengambilalihan oleh perusahaan Red Bull menyebabkan rebranding total klub, termasuk warna tim, logo, pemain, dan seluruh staf. Faktanya, Red Bull awalnya bersikeras bahwa ini adalah klub baru tanpa sejarah sebelumnya. Hingga saat ini, Federasi Sepak Bola Austria masih menganggap klub sebagai penerus sah dari Austria Salzburg (pada tahun yang sama, SV Austria Salzburg dibentuk kembali oleh pendukung SV Austria lama dan sejak itu berada di divisi bawah).
Dengan nama dan rezim baru, Salzburg muncul sebagai klub dominan di Austria. Dukungan yang diberikan oleh Red Bull terbukti menjadi keuntungan besar bagi klub, yang akhirnya memiliki kemampuan finansial untuk merekrut pelatih dan pemain ternama. Hasilnya, mereka telah meraih 10 dari 14 gelar Bundesliga di era Red Bull, bersama dengan 6 gelar Piala. Pada tahun 2018, mereka mencapai semifinal Liga Europa, kalah dari Olympique de Marseille setelah perpanjangan waktu.
Logo
Lambang asli klub menampilkan oval dengan siluet kota bersama huruf "Austria SV". Ketika klub berganti nama menjadi SV Casino, logonya berubah dan seorang pemain sepak bola ditempatkan di tengah. Versi modifikasi dari logo ini tetap ada hingga rebranding Red Bull.
Garis Waktu FC Red Bull Salzburg
- 1933 Klub didirikan sebagai SV Austria Salzburg.
- 1978 Klub berganti nama menjadi SV Casino Salzburg.
- 1994 Juara liga nasional untuk pertama kalinya.
- 1994 Juara Piala Super Austria untuk pertama kalinya.
- 1997 Klub berganti nama menjadi SV Wüstenrot Salzburg karena alasan sponsorship.
- 2003 Klub pindah ke stadion Wals-Siezenheim (kemudian dikenal sebagai Red Bull Arena).
- 2005 Klub direbranding menjadi FC Red Bull Salzburg setelah diakuisisi oleh perusahaan Red Bull.
- 2007 Memenangkan divisi teratas setelah mengumpulkan 75 poin, rekor baru klub.
- 2012 Gelar Piala Austria pertama.
- 2018 Memenangkan divisi teratas tanpa kalah satu pertandingan pun di kandang.