Image description
aviator jackets
8 Ciri Khas Aviator Jacket Yang Identik Dengan Kerah Bulu

8 Ciri Khas Aviator Jacket Yang Identik Dengan Kerah Bulu

Sekilas Tentang Aviator Jacket

Aviator jacket adalah jenis jaket yang awalnya dirancang untuk para pilot pesawat tempur (aviator) di masa Perang Dunia I dan II. Dari yang semula digunakan untuk keperluan militer, aviator jaket lantas diadaptasi menjadi bagian dari fashion populer karena kemampuannya untuk memberikan gaya maskulin dan utilitas tinggi.

Ciri Khas Aviator Jacket

Berikut adalah beberapa ciri khas yang membedakan aviator jacket dengan model jaket lainnya.

1. Memiliki Kerah Besar

Aviator jacket biasanya memiliki kerah besar yang bisa dilipat ke atas untuk melindungi leher dari angin dan dingin. Beberapa model dilengkapi dengan tali atau gesper di kerah untuk penyesuaian ekstra.

2. Resleting Depan

Sebagian besar aviator jacket menggunakan ritsleting sebagai penutup utama di bagian depan, yang memudahkan pengguna untuk memakai jaket dengan cepat dan praktis. Beberapa jaket juga dilengkapi dengan flap penutup di atas ritsleting untuk perlindungan tambahan dari angin.

3. Kantong Besar

Kantong besar sering kali ditempatkan di kedua sisi aviator jacket. Kantong ini dibuat untuk kepraktisan, memberikan ruang bagi pilot untuk menyimpan sarung tangan atau barang penting lainnya.

4. Fitting Yang Longgar

Meskipun ada variasi modern yang lebih slim-fit, aviator jacket klasik cenderung memiliki potongan yang agak longgar untuk memungkinkan penggunaan pakaian tebal di bawahnya, seperti sweater atau seragam penerbangan.

5. Tali atau Sabuk

Sebagian model aviator jacket biasanya dilengkapi pula dengan sabuk untuk menyesuaikan ketatnya jaket di pinggang.

6. Aksen Militer

Beberapa aviator jacket dilengkapi dengan patch atau emblem yang terinspirasi dari dunia militer, menambah sentuhan otentik pada desainnya.

7. Lining Bulu (Shearling)

Ciri khas lain dari aviator jacket adalah lining bulu (biasanya bulu domba atau shearling) di bagian dalamnya yang memberikan kehangatan. Bulu ini seringkali terlihat di bagian kerah, manset dan pinggang jaket.

8. Ikonik dan Klasik

Aviator jacket dikenal memiliki tampilan cukup ikonik dan klasik, bahkan sekarang menjadi item fashion yang sering kali dipakai untuk gaya kasual atau street style. Dengan styling yang tepat, aviator jacket bisa menjadi statement piece dalam pakaian kasual sehari-hari tanpa terlihat berlebihan.

Gaya Kasual dengan Aviator Jacket

Untuk gaya kasual, aviator jacket sangat mudah dipadupadankan dengan berbagai fashion item lainnya agar terlihat keren dan tetap nyaman. Berikut beberapa cara styling aviator jacket yang bisa dicoba.

  • Dengan Kaos Putih dan Jeans: Padukan aviator jacket dengan kaos putih polos dan celana jeans biru atau hitam, kemudian tambahkan sneakers putih untuk tampilan santai yang bersih dan modern.
  • Dengan Sweater atau Hoodie: Saat cuaca lebih dingin, kenakan sweater atau hoodie di bawah aviator jacket. Biar kesannya tidak berlebihan, pilih hoodie dengan warna netral seperti abu-abu, hitam atau krem.
  • Dengan Kemeja Kotak-Kotak: Untuk tampilan lebih kasual dan santai, kenakan kemeja kotak-kotak di bawah aviator jacket. Setelahnya tambahkan celana jeans ripped dan sepatu boots untuk menambah kesan maskulin dan sedikit grunge.
  • Dengan Turtle Neck: Kenakan turtle neck di bawah aviator jacket untuk menambah kesan elegan namun tetap kasual, kemudian pasangkan dengan celana slim fit dan sepatu kulit atau loafers untuk tampilan yang lebih matang.
  • Dengan Celana Jogger: Jika ingin tampilan yang lebih sporty, padukan jaket aviator dengan celana jogger kemudian tambahkan sepatu sneakers chunky atau sepatu lari untuk memberi keseimbangan pada tampilan.

Bahan yang Digunakan untuk Aviator Jacket

Aviator jacket dulunya banyak dibuat dari bahan kulit yang tebal untuk melindungi dan memberikan kehangatan pada pemakainya saat berada di ketinggian yang dingin.

  • Bahan kulit merupakan salah satu bahan paling umum dan klasik untuk aviator jacket.
  • Bahan kulit yang biasanya digunakan yakni berupa kulit sapi atau kulit domba yang kuat dan tahan lama.
  • Bahan kulit dapat memberikan perlindungan dari angin dan suhu dingin serta memiliki tampilan yang tangguh dan berkelas.

Untuk saat ini, aviator jacket bisa juga dibuat dari bahan-bahan lain yang tahan lama dan mampu memberikan kehangatan. Berikut adalah bahan-bahan utama yang sering digunakan dalam pembuatan aviator jacket.

Suede
Suede adalah jenis kulit yang lebih lembut dan halus dibandingkan kulit biasa, namun cenderung kurang tahan lama terhadap cuaca ekstrem seperti hujan dibandingkan kulit biasa.
Nylon atau Poliester
Versi modern aviator jacket terkadang menggunakan bahan sintetis seperti nylon atau poliester. Bahan ini lebih ringan dibandingkan kulit dan shearling, serta lebih mudah dirawat. Jaket berbahan sintetis sering kali digunakan untuk tampilan yang lebih sporty atau urban.
Cotton Twill
Beberapa desain aviator jacket lebih kasual menggunakan bahan katun twill, yang tahan lama dan memberikan tampilan lebih ringan dan breathable, namun tetap mempertahankan struktur klasik jaket.

Karena setiap bahan memberikan keunikan tersendiri pada tampilan dan fungsi aviator jacket, maka kamu pun bisa lebih leluasa untuk memilih jaket yang sesuai dengan preferensi gaya dan kebutuhan.

Kesimpulan

Itu dia pembahasan singkat mengenai ciri khas dari aviator jacket dan juga beberapa jenis bahan yang biasa digunakan untuk membuatnya. Semoga informasi yang dibagikan bisa memberi kemudahan untuk memilih dan menemukan jaket yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

© 2026 - Semua hak dilindungi undang-undang. PT dengan modal Rp 10.000.000.000. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190