Hasil DBL Bali: Slot Fantastic Four Komplet!
Komplet! Slot Fantastic Four DBL 2024 Bali telah terisi penuh oleh keempat tim yang berlaga pada Rabu, 23 Oktober 2024 di GOR Ngurah Rai, Denpasar. Beberapa wajah lama kembali menghiasi babak Fantastic Four DBL Bali, termasuk finalis sektor putri dan putra yang kembali menapaki tangga juara demi mempertahankan takhta. Selain itu, putra Soverdi menjadi satu-satunya sekolah swasta yang berhasil melaju hingga fase ini.
SMAN 1 Gianyar vs SMA Jembatan Budaya
Putri Dosman mematikan. Bertemu dengan srikandi JB pada laga perebutan tiket Fantastic Four, Ni Kadek Winda Sandia dan kawan-kawan menang dengan skor akhir 82-6. Sejak tepis mula dominasi Dosman di lapangan sangat terlihat. Selama empat kuarter, pasukan Dosman selalu bisa mencetak poin di atas 15 poin. Bahkan pada kuarter awal dan ketiga mereka berhasil membuat lawan tidak mencetak angka sama sekali. Seluruh penggawa Dosman pada laga ini mencatatkan namanya pada lembar statistik bagian poin. Ada lima pemain yang mengoleksi dua digit poin. Ni Kadek Winda mencetak tripel-dobel dengan raihan 10 poin, 12 asis, dan 10 steal. I Gusti Ayu Puteri Laksmi menjadi top skor dengan catatan 16 poin dan 6 rebound. Di belakangnya ada Gusti Ayu Gayatri dengan tambahan 14 poin dan 5 asis. Dewa Ayu Wedari dan Ida Ayu Putu Paramita solid dengan 11 poin. Kemenangan ini membuat Dosman kembali mengamankan tiket Fantastic Four.
SMAN 2 Semarapura vs SMA Jembatan Budaya
Kandas. Asa putra JB untuk mengukir sejarah pada perjalanan mereka di DBL Bali terhenti di tangan pasukan Smadara. Bertemu Smadara pada laga perebutan tiket Fantastic Four, putra JB tumbang dengan skor akhir 33-43. Sejatinya JB sempat menempel ketat perolehan poin Smadara sepanjang tiga kuarter. Charles Tawika dan kawan-kawan tak pernah membiarkan Smadara unggul dengan nyaman. Selama tiga kuarter tersebut, Smadara hanya unggul empat poin (28-24). Sayang pada kuarter penutup selisih poin menguap. Mikhael Chandra, penggawa Smadara, menjadi pengumpul poin terbanyak dengan raihan 11 poin. Seluruh pemain utama Smadara mencatatkan namanya di lembar statistik bagian poin. Kemenangan ini menyamai rekor Smadara musim lalu yang sukses tampil di babak Fantastic Four.
SMA Soverdi Tuban vs SMA Dyatmika Denpasar
Bangku cadangan menjadi jawaban Soverdi memulangkan Dyatmika di laga delapan besar. Skuad asuhan Ngurah Teguh menang atas Dyatmika dengan skor akhir 38-25. Kuarter pertama Dyatmika terbilang ampuh untuk meredam keganasan Soverdi, meski tertinggal, Soverdi hanya unggul satu poin saja. Sayang, pada kuarter kedua Dyatmika kewalahan membendung serangan Boby John dan kolega. Margin poin menguap. Bangku cadangan Soverdi menjadi jawaban pada laga ini. Sebanyak empat dari enam barisan pemain bangku cadangan menyumbangkan poin. Total ada 14 poin yang diciptakan penggawa Soverdi dari bangku cadangan, membuktikan banyak opsi bagi Soverdi untuk mencetak angka. Efro Endi Jordi menjadi pengumpul poin terbanyak dengan raihan 16 poin. Pada tubuh Dyatmika, Eddy Meijer menjadi tumpuan dengan catatan 10 poin dan 7 rebound. Kemenangan ini membuat Soverdi melaju ke babak Fantastic Four.
SMAN 1 Denpasar vs SMAN 1 Kuta Utara
Seperti biasa, putra Smansa Denpasar berhasil melaju ke partai Fantastic Four setelah mengalahkan Sakura dengan skor akhir 64-26. Sakura sempat menjaga selisih poin tidak lebih dari dua digit selama dua kuarter saja. Memasuki paruh kedua, I Ketut Gede Bayu Prayoga dan kawan-kawan langsung melesat menjauh dari kejaran Sakura. Terdapat tiga pemain Smansa Denpasar yang mencetak dua digit angka. Tutde, sapaan karib I Ketut Gede Bayu Prayoga, menjadi pengumpul poin terbanyak dengan raihan 18 poin dan 5 rebound. Tembakannya sempurna dan tidak pernah meleset satu kali pun pada laga ini (8/8). Di belakangnya ada nama Cokorda Putra dengan tambahan 16 poin dan 5 rebound. I Gusti Ngurah Putu Krisnanjaya melengkapi daftar dengan sumbangan 14 poin dan 2 asis. Pada laga Fantastic Four, Smansa Denpasar sudah ditunggu oleh SMA Soverdi Tuban.
SMAN 1 Tabanan vs SMAN 2 Denpasar
Mulus. Runner up DBL Bali musim lalu, Resman menyusul pesaingnya di partai final musim lalu melaju ke babak Fantastic Four. Kepastian ini didapat setelah Resman berhasil menang dengan skor akhir 62-19 kala menghadapi Smasta. Sejak tepis mula, Resman langsung tancap gas meninggalkan Smasta dalam perolehan poin. Selama tiga kuarter mereka konsisten mencetak dua digit poin. Rapatnya barisan pertahanan Resman juga menjadi alasan di balik Smasta yang tak kunjung memangkas jarak. Selama empat kuarter, Smasta hanya mampu mencetak maksimal tujuh poin saja. Seluruh penggawa Resman pada laga ini mencatatkan namanya di lembar statistik bagian poin. Cokorda Bagus Laksmana menjadi satu-satunya pengumpul dua digit poin di tubuh Resman dengan torehan 10 poin, bermain dari bangku cadangan. Pada babak Fantastic Four, Resman sudah ditunggu oleh Smadara yang juga menang di gim hari ini.