Abstrak
Masyarakat Kelurahan Sukabumi Utara memiliki kehidupan yang cukup, terlihat dari anak-anak mereka yang bersekolah hingga tingkat tinggi dan sebagian pemuda yang tidak memiliki pekerjaan hanya membantu orang tua di rumah. Pencak Silat Betawi Beksi mulai muncul dan berdiri pada tahun 1973, didirikan oleh H. Irwan Syafi'i. Melihat kondisi keagamaan (Islam) masyarakat sebelum tahun 1973 yang masih minim, diperlukan penanaman nilai-nilai Islam melalui metode yang tepat, salah satunya adalah metode dakwah melalui kesenian Pencak Silat Betawi Beksi. Terdapat nilai-nilai Islam dan sosial budaya dalam Pencak Silat Betawi Beksi. Nilai-nilai Islam tampak dalam gerakan, ucapan, dan dakwah dalam kehidupan. Dalam gerakan, dapat dilihat dari arti gerakan jurus-jurus Pencak Silat Betawi Beksi. Nilai Islam juga terlihat melalui ucapan, yaitu pengajian sebelum latihan dan membaca doa-doa untuk meminta keridaan dan manfaat dari ilmu yang dipelajari (Pencak Silat Betawi Beksi). Adapun pada nilai dakwah, seorang guru selalu memberikan nasihat kepada murid-muridnya untuk tidak menggunakan ilmu Pencak Silat Betawi Beksi untuk kesombongan, melainkan untuk kemaslahatan. Begitu juga nilai-nilai sosial budaya terlihat dalam Pencak Silat Betawi Beksi, bahwa setiap tradisi dan adat istiadat masyarakat Betawi adalah peninggalan yang harus dilestarikan, keberadaannya sebagai identitas masyarakat Betawi.
Informasi Tambahan
- Jenis Item: Skripsi
- Kata Kunci: Pencak Silat Betawi
- Subyek: Sejarah Peradaban / Kebudayaan Islam
- Divisi: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)