Image description
bet misyna
Empat Imam Asal Amerika Selatan Mengucapkan Sumpah Kewarganegaraan

Empat Imam Asal Amerika Selatan Mengucapkan Sumpah Kewarganegaraan

Para pastor yang tergabung dalam komunitas Neokatekumenal datang dari Ekuador, Venezuela, Kolombia, dan Brasil ke Hongaria, di mana mereka kini dapat melanjutkan pelayanan mereka sebagai warga negara Hongaria.

Pada tanggal 6 Maret, enam orang mengucapkan sumpah kewarganegaraan di Eger, termasuk empat imam keturunan Amerika Selatan yang melayani di Keuskupan Agung Eger.

Geovanny Fernando Salazar Herrera

Lahir tahun 1995 di Ekuador. Mengikuti orang tuanya, ia bergabung dengan komunitas Jalan Neokatekumenal. Setelah lulus SMA, ia mendaftar di program teknik sipil, namun pada tahun 2015 selama retret di Porto San Giorgio, Italia, ia merasa dipanggil menjadi imam dan dikirim ke Seminari Misi Redemptoris Mater di Eger. Ditahbiskan menjadi imam pada tahun 2025, saat ini ia melayani sebagai pastor pembantu di kota Encs.

Herrera Acacio Luidimar

Berasal dari Venezuela. Seperti orang tuanya, ia menjadi anggota komunitas Neokatekumenal. Sebelum masuk seminari, ia belajar akuntansi. Pada tahun 2016, dalam pertemuan kaum muda, ia merasakan panggilan Tuhan untuk menjadi imam, sehingga ia mendaftar ke seminari. Pada usia 22 tahun, ia masuk Seminari Misi Redemptoris Mater di Eger. Ditahbiskan pada tahun 2025, saat ini ia melayani sebagai pastor pembantu di Jászberény.

Parra Molina Adolfo Enrique

Berasal dari Kolombia dan tiba di Hongaria pada tahun 2016. Ia adalah anggota komunitas Jalan Neokatekumenal. Pada tahun 2013, ia mengikuti Hari Pemuda Sedunia di Rio de Janeiro, di mana ia merasakan panggilan Tuhan untuk menjadi imam. Ditahbiskan pada tahun 2024, saat ini ia melayani sebagai pastor pembantu di Ózd.

Pinherio Costa Thiago Jackson

Berasal dari kota Betlehem, Brasil. Terinspirasi oleh orang tuanya, ia bersama saudara-saudaranya bergabung dengan komunitas Neokatekumenal. Pada tahun 2012, ia mulai belajar di Sekolah Tinggi Teologi Eger dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 2020. Saat ini ia melayani sebagai pastor pembantu di Jászapáti.

Walikota Eger, Ákos Vágner, menyambut para warga negara baru Hongaria dengan kata-kata berikut:

"Sumpah kewarganegaraan bukan sekadar tindakan resmi – ini adalah keputusan yang tulus yang menghubungkan kita: menjadi bagian dari komunitas, tanah air, dan masa depan bersama. Mulai sekarang, mereka bukan hanya penduduk kota kami, tetapi juga warga negara Hongaria sepenuhnya. Kewarganegaraan tidak hanya memberikan hak, tetapi juga tanggung jawab yang lebih dalam dan bersama satu sama lain."

© 2026 - Semua hak dilindungi undang-undang. PT dengan modal Rp 10.000.000.000. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190