Sanbalat
Sanbalat adalah seorang tokoh dalam Alkitab yang menentang pembangunan kembali tembok Yerusalem oleh Nehemia. Ia berasal dari Bet-Horon di Samaria dan menjabat sebagai gubernur Samaria pada masa pemerintahan Persia.
Etimologi dan Arti Nama
Nama Sanbalat berasal dari bahasa Babel, yaitu Sinuballit, yang berarti 'Sin (dewa bulan) memberi kehidupan'. Dalam bahasa Ibrani, Sanbalat berarti 'kekuatan'.
Biografi
Sanbalat disebut pertama kali dalam Nehemia 2:10. Namanya disebut sebanyak 10 kali dalam kitab Nehemia. Ia adalah seorang pegawai pemerintah Persia. Pekerjaannya sebagai gubernur Samaria, dan ia sangat menentang upaya Nehemia membangun kembali tembok Yerusalem.
Penentangan terhadap Nehemia
Sanbalat bersama Tobia dan Gesyem berusaha menghentikan pembangunan tembok dengan berbagai cara:
- Intimidasi dan ancaman: Mereka mengancam akan menyerang Yerusalem dan membunuh para pekerja.
- Tipuan dan muslihat: Mereka mencoba menipu Nehemia dengan mengundangnya ke dataran Ono.
- Fitnah dan hasutan: Mereka menyebarkan fitnah bahwa Nehemia memberontak terhadap raja Persia.
- Kolusi dengan musuh dalam: Sanbalat menyuap imam besar Eliashib untuk memberikan tempat tinggal bagi Tobia di Bait Allah.
Meskipun demikian, Nehemia dan orang Yahudi berhasil menyelesaikan tembok dalam 52 hari.
Informasi dari Pustaka
Papirus Elephantine menyatakan bahwa pada tahun 407 SM Sanbalat adalah gubernur Samaria. Kedua putranya, Delaiah dan Selemiah, memiliki nama yang menunjukkan kemungkinan Sanbalat adalah penyembah Yahweh. Namun, agamanya mungkin sinkretistik. Yosefus mengaitkan Sanbalat dengan pembangunan kuil Samaria, tetapi mungkin terdapat gubernur lain dengan nama yang sama.
Ayat-ayat Terkait
- Nehemia 2:10, 19-20
- Nehemia 4:1-15
- Nehemia 6:1-19
- Nehemia 13:4-9, 28
Pelajaran dari Kisah Sanbalat
Musuh Allah akan selalu menentang pekerjaan-Nya, tetapi jangan menyerah di hadapan tentangan. Waspadalah terhadap tipu daya musuh dan tetap setia kepada Allah.