Arti Idiom “Bet the Farm”
Ungkapan “bet the farm” berarti mempertaruhkan segala yang dimiliki, baik harta, reputasi, maupun masa depan. Secara harfiah, ini merujuk pada petani yang mempertaruhkan lahan pertaniannya. Secara kiasan, ini berarti mengambil risiko yang sangat besar dalam suatu situasi.
Ungkapan ini sering digunakan dalam bahasa Inggris Amerika, terutama dalam konteks keuangan dan bisnis, untuk menyoroti risiko yang sangat tinggi.
Contoh Penggunaan
- “Mereka yang akan pensiun dalam lima tahun menghadapi tugas berat dalam mengalokasikan aset mereka untuk mendapatkan keuntungan maksimal tanpa mempertaruhkan segalanya.” — CNN Money
- “Tidak peduli seberapa percaya diri Anda, Anda tidak boleh mempertaruhkan segalanya pada satu ide.”
Penjelasan Lebih Lanjut
Ungkapan ini tidak sama dengan sekadar “berharap” atau “mengharapkan”. “Bet the farm” selalu melibatkan risiko yang signifikan. Jika seseorang mempertaruhkan segalanya untuk suatu hasil, maka konsekuensi kegagalannya sangat serius.
Kalimat seperti “Don’t bet the farm on that” berarti “Jangan terlalu berharap atau mengambil risiko besar pada hal itu.”