Image description
capcom home arcade
Ulasan Capcom Home Arcade: Putusan Akhir

Ulasan Capcom Home Arcade

Capcom Home Arcade benar-benar menyenangkan. Alat ini memberikan hampir semua yang Anda harapkan, tetapi ada beberapa kejutan menarik di atasnya. Unit ini melakukan pekerjaan luar biasa dalam mereplikasi pengalaman arkade klasik dengan berbagai game yang benar-benar hebat, tetapi hal paling berkesan adalah bagaimana alat ini memperkenalkan saya pada judul-judul yang kurang terkenal namun tidak kalah seru dari masa keemasan sejarah arkade. Meskipun hanya berisi 16 game, ada rasa penemuan yang nyata dan saya semakin terkesan dengan warisan arkade Capcom.

Dari segi kesan pertama, Capcom Home Arcade memberikan dampak yang cukup besar. Di era mini-konsol retro, penerbit memilih untuk membangun unit bergaya arkade menggunakan komponen Sanwa berkualitas tinggi untuk memberikan nuansa autentik. Kontrolnya kokoh namun presisi, dan yang terpenting terasa seperti kontrol arkade seharusnya. Memasang semuanya dalam logo Capcom raksasa mungkin sedikit mencolok, tetapi kualitas antarmuka tetap terjaga. Unit ini juga aman di tempat berkat plastik karet lembut di bagian bawah yang membuatnya tetap menempel saat dimainkan.

Koneksi terbatas: output HDMI di belakang, micro-USB untuk daya, dan input EXT (USB dengan kemampuan tidak terdefinisi). Tombol daya melengkapinya. Pembaruan firmware dilakukan melalui chip WiFi internal, dan satu-satunya masalah nyata adalah unit tidak dapat terhubung ke jaringan sehingga saya tidak bisa memperbarui sistem. Saya beruntung sudah memiliki firmware terbaru, tetapi fungsi seperti unggah skor tinggi ke basis data global tidak berfungsi.

Daftar Game Capcom Home Arcade

Terdapat spektrum game CPS1 dan CPS2 yang baik – total 16 game. Campuran klasik dan judul yang kurang dikenal yang layak mendapat sorotan.

  • Alien vs Predator
  • Armored Warriors
  • Captain Commando
  • Final Fight
  • Cyberbots
  • Darkstalkers
  • Street Fighter 2: Hyper Fighting
  • Mega Man The Power Battle
  • 1944: The Loop Master
  • Eco Fighters
  • Giga Wing
  • Progear
  • Capcom Sports Club
  • Super Puzzle Fighter II Turbo
  • Strider
  • Ghouls 'n' Ghosts

Memuat unit memakan waktu sekitar 25 detik sebelum masuk menu utama. Tampilannya menarik dan presentasinya bagus (saya suka musik pratinjau saat menyorot setiap game), tetapi antarmuka berjalan dengan frame-rate rendah dan tersendat. Untungnya, kualitas emulasi game tetap baik. Sesi awal terganggu oleh stutter sesekali, tetapi reset pabrik berhasil mengatasinya. Emulasi secara umum baik, meskipun ada dropout audio sesekali yang tidak bisa diperbaiki dengan mengganti kabel. Ada juga glitch aneh di Street Fighter 2 Hyper Fighting seperti yang terlihat di video.

Game Capcom era ini cenderung pada resolusi 384x224 pada monitor CRT 4:3. Capcom Home Arcade menawarkan mode 1:1 pixel match yang diperbesar ke 1080p dengan integer scaling, tetapi ini tidak terlihat benar. Mode 4:3 memberikan pengalaman lebih autentik, namun ada shimmer piksel pada game side-scrolling. Masalah ini agak tereduksi karena output 1080p, bukan 720p.

Mode tampilan agak lemah dibanding kompetitor – filter minimal dan tidak ada emulasi scan-line. Hanya ada filter smoothing yang justru mengurangi kualitas seni Capcom.

Game-game yang disertakan: 16 judul tidak banyak dibanding konsol mini retro lainnya, dan hanya satu game Street Fighter 2. Namun pilihannya sangat baik. Klasik seperti Ghouls 'n' Ghosts, Strider, Final Fight, dan Street Fighter 2: Hyper Fighting hadir, bersama judul kurang terkenal seperti Armored Warriors yang sangat menyenangkan, Aliens vs Predator, Darkstalkers, Cyberbots, dan Capcom Sports Club yang sempurna untuk dua pemain.

Capcom memproduksi sekitar 70 judul di CPS1/CPS2, jadi saya berharap penerbit melisensikan lebih banyak. Meskipun saya senang dengan Hyper Fighting, beberapa mungkin lebih suka Super Street Fighter 2 Turbo atau X-Men vs Street Fighter. Di luar CPS1/CPS2, SoC mungkin cukup kuat untuk emulasi CPS3, membuka pintu ke game-game menarik.

Kesimpulannya, produk ini layak dipertimbangkan. Ya, ini emulasi dari SoC yang menambah latensi, tapi tidak terlalu buruk – setara dengan Mega Drive mini. Kurangnya akses dipswitch untuk menyesuaikan kesulitan agak mengecewakan, dan beberapa game sangat sulit. Namun selain itu dan dropout audio sesekali, ini adalah pilihan game hebat dengan emulasi yang layak, didukung kualitas hardware yang unggul. Meskipun daftar game mungkin tidak persis seperti yang diharapkan, kurasinya sangat baik dan saya semakin menghargai karya arkade klasik Capcom. Capcom Home Arcade memang mahal, tetapi secara keseluruhan saya terkesan dan layak untuk dicoba.

© 2026 - Semua hak dilindungi undang-undang. PT dengan modal Rp 10.000.000.000. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190