Image description
COMTOTO
Kepuasan Petani Tebu Mandiri terhadap Kemitraan dengan PT. Perkebunan Nusantara PG Takalar

Kepuasan Petani Tebu Mandiri terhadap Kemitraan dengan PT. Perkebunan Nusantara PG Takalar

Penulis: St. Rahayu Arini Lestari, Didi Rukmana, Musran Munizu

DOI: 10.46729/ijstm.v2i2.174

Diterbitkan: 2021-02-09

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap kinerja kemitraan. Penelitian dilakukan di PG Takalar dari April hingga September 2020. Responden berjumlah 75 petani. Alat analisis yang digunakan adalah IPA (Important Performance Analysis) dan CSI (Customer Satisfaction Index). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan kemitraan sesuai dengan kontrak kerjasama kemitraan antara perusahaan dan petani mitra. Petani sangat puas dengan pelaksanaan kemitraan dengan PG Takalar. Atribut kemitraan yang sangat berkontribusi terhadap kepuasan petani adalah penerimaan kemitraan yang jelas, penyuluhan teknis, akses mudah untuk dana, kepatuhan hasil pembayaran, lokasi pabrik yang mudah dijangkau petani, dan hubungan komunikasi yang terjalin antara petani dan pabrik gula.

Kata Kunci

Kemitraan, agribisnis tebu, kepuasan.

Referensi

  1. R. W. Asmarantaka, L. M. Baga, Suprehatin, and Maryono, “Analisis Usahatani Tebu Rakyat di Lampung,” Pros. Semin. - Penelit. Unggulan Dep. Agribisnis, pp. 37–50, 2011.
  2. S. R. I. H. Susilowati, “Analisis Efisiensi Usaha Tani Tebu Di Jawa Timur,” J. Penelit. Tanam. Ind., vol. 18, no. 4, pp. 162–172, 2012.
  3. M. Rachmat, “Kesempatan kerja dan prospek ketenagakerjaan dalam pengembangan tebu di Jawa,” Forum Penelit. Agro Ekon., vol. 9, no. 2–1, p. 30, 2016.
  4. M. A. S. N. Sirajuddin, S. Rohani, V. S. Lestari, .A. R. Siregar, and To, “Analisis Kontrak Sistem Kemitraan Ayam Ras Pedaging Dan Kaitannya Dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat,” J. Chem. Inf. Model., vol. 01, no. 01, pp. 1689–1699, 2015.
  5. L. P. Manalu, “Studi kasus penentuan rendemen tebu di pabrik gula BUMN,” Jurnal Keteknikan Pertanian, vol. 20, no. 1. pp. 1–8, 2006.
  6. A. S. Alam and H. Hermawan, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hubungan Kemitraan Antara Petani Budidaya Jamur Tiram Dengan Cv. Asa Agro Corporation,” Agroscience, vol. 7, no. 1, pp. 214–219, 2017.
  7. E. G. Sa’id, Agribisnis dan Ekonomi Pangan. Banten: Universitas Terbuka, 2007.
  8. M. K. Ardhi, D. Manumono, and R. Martini, “Pola Kemitraan di Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus di PT. Ramajaya Pramukti Kec. Tapung, Kab. Kampar, Riau),” J. Masepi, vol. 3, no. 1, pp. 1–5, 2018.
  9. A. Fanani, L. Anggraeni, and Y. Syaukat, “Pengaruh Kemitraan Terhadap Risiko Usaha tani Tembakau Di Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur,” J. Manaj. dan Agribisnis, vol. 12, no. 3, pp. 194–203, 2015.
  10. I. E. Kurniawan and Purwono, “Tebang, Muat dan Angkut di Wilayah PG Madukismo, Yogyakarta,” J. Bus. Ethics, vol. 14, no. 3, pp. 37–45, 2018.
  11. F. A. Pardede, “Strategi Komunikasi PT. Agung Automall Pangkalan Kerinci dalam Menangani Keluhan Pelanggan,” JOM FISIP, vol. 3, no. 2, 2016.
  12. U. P. Putra, Irham, and L. R. Waluyati, “Effects of Economic Orientation and Environmental Awareness on Productivity and Yield of Smallholder Sugarcane in Wonolangan Sugar Factory,” Agrar. J. Agribus. Rural Dev. Res., vol. 5, no. 2, 2019.

Biografi Penulis

St. Rahayu Arini Lestari: Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Indonesia.

Didi Rukmana: Dosen Program Studi Agribisnis, Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Indonesia.

Musran Munizu: Dosen Departemen Manajemen, Universitas Hasanuddin, Indonesia.

© 2026 - Semua hak dilindungi undang-undang. PT dengan modal Rp 10.000.000.000. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190