Abstrak
Perjudian bermasalah ditandai oleh dorongan kuat untuk terus-menerus terlibat dalam perjudian dan sangat merugikan kesejahteraan finansial dan sosial individu. Masalah mendasar dalam perjudian bermasalah adalah bagaimana perilaku bertaruh yang berulang dan berisiko bervariasi tergantung pada sejarah hasil. Kami menggunakan data empiris dari pemain bakarat, salah satu permainan kasino paling populer, untuk menguji efek kemenangan beruntun versus kekalahan beruntun pada perilaku judi berikutnya. Secara khusus, kami menganalisis data dari 7.935.566 permainan yang dimainkan oleh 3.986 pemain di sebuah kasino darat untuk menguji perubahan dalam jumlah taruhan dan tingkat taruhan pada tangan dengan tingkat dividen yang berbeda berdasarkan kemenangan atau kekalahan berturut-turut sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah taruhan dalam bakarat secara bertahap meningkat seiring dengan panjang rentetan, dan efek ini lebih terasa setelah kemenangan beruntun dibandingkan setelah kekalahan beruntun. Proporsi taruhan berganda, termasuk 'longshot' – tangan dengan persentase kemenangan rendah dan tingkat dividen tinggi – menurun setelah kekalahan beruntun tetapi meningkat setelah kemenangan beruntun. Studi ini, sebagai upaya pertama untuk menganalisis dataset besar tentang taruhan bakarat, menunjukkan bahwa pemain judi mengubah perilaku mereka menjadi lebih sembrono setelah mengalami kemenangan beruntun dibandingkan kekalahan beruntun.