Fate/Grand Order Arcade - Kesan Pertama
Seorang penggemar Fate tentu tidak asing dengan seri ini. Seri ini memang memiliki kekurangan, tetapi penulisan karakternya, latar, plot, dan ceritanya sangat memikat. Bahkan, penggemar ikut bermain gacha seluler Fate/Grand Order yang terkenal karena sistem gacha-nya yang ekstrem. Saat berkunjung ke Jepang, penulis akhirnya mencoba satu game Fate yang tidak bisa dimainkan di luar Jepang: Fate/Grand Order Arcade. Postingan ini adalah kesan pertama setelah beberapa jam bermain, bukan ulasan lengkap karena dompet tidak memungkinkan untuk bermain lebih lama.
Persiapan dan Kartu Pengguna
Untuk bermain, Anda perlu kartu pengguna yang menyimpan progres. Kartu ini bisa dibeli di mesin arkade Jepang mana pun. Letakkan kartu di bagian kiri bawah mesin. Saat pertama kali, Anda akan melalui tutorial dan membuat karakter. Jika ingin mengganti nama nanti, harus membayar.
Gameplay
Game ini adalah versi aksi dari game seluler. Anda melewati Singularitas yang sama, setiap area bisa diselesaikan tiga kali dengan hadiah berbeda, tetapi cukup satu kali untuk maju. Setiap area terbagi menjadi dua hingga tiga bagian. Anda memilih satu Servant, dan game menyediakan dua Servant lain yang bertarung sendiri. Yang paling kurang adalah cerita; setiap Singularitas hanyalah kumpulan pertarungan acak tanpa narasi yang jelas. Tanpa mengetahui cerita asli Fate/Grand Order, Anda tidak akan tahu ada yang menghubungkan pertarungan tersebut.
Kontrol
Kontrolnya sederhana: grip seperti Wii Nunchuck, dengan joystick untuk bergerak, tombol jari telunjuk untuk lock-on (tekan dua kali ganti target), dan tombol jari tengah untuk menghindar (dengan flick joystick) atau berlari (tekan lama). Layar sentuh menampilkan lima kartu di kiri bawah dan satu skill yang dapat diaktifkan kapan saja (cooldown).
Kartu dan Kombo
Kartu dibagi tiga jenis:
- Buster (merah): damage terbesar, sedikit bintang kritikal, tidak mengisi NP gauge.
- Arts (biru): mengisi NP gauge paling banyak, damage sedang, tidak memberi bintang kritikal.
- Quick (hijau): memberi bintang kritikal paling banyak, pengisian NP sedang, damage terkecil.
Bintang kritikal didistribusikan ke lima kartu berikutnya; setiap bintang memberi 10% peluang serangan kritikal. Anda bisa memilih tiga kartu untuk kombo (Chain). Jika memulai dengan Buster, sisa chain mendapat damage lebih; Arts mengisi NP lebih; Quick menambah 20% peluang kritikal. Chain tiga warna menggabungkan efek. Chain satu warna (Buster Chain) memberi bonus damage ekstra, Arts Chain langsung mengisi 20% NP, Quick Chain memberi 20 bintang. Atau tekan tombol besar di kanan untuk memilih chain acak—cukup untuk mengalahkan musuh non-boss.
Noble Phantasm
Setelah NP gauge terisi, tekan tombol tengah untuk memulai Noble Phantasm. Pengisian bisa sekejap atau beberapa detik tergantung jangkauan dan jumlah target. Lepaskan tombol untuk melancarkan; jika diserang atau tidak ada target saat pengisian selesai, NP gagal dan harus menunggu 10 detik. Noble Phantasm dalam game ini adalah versi CG dari versi seluler, sangat indah. Penulis selalu berusaha memicunya, meski sering gagal.
Pengembangan Servant
Servant mulai level 1 dan bisa ditingkatkan dengan material. Saat mencapai level tertentu (tergantung kelangkaan), Servant bisa Dibangunkan (Awaken). Awakening memberi skill tambahan, mengubah penampilan, dan memungkinkan level lebih tinggi. Untuk mendapatkan kartu penampilan baru, Anda harus membayar 100 Yen untuk mencetak kartu tersebut—meskipun kartu tersebut hanya kosmetik.
Sistem Monetisasi
Game ini menggunakan kartu fisik. Setiap tarikan (summon) berharga 100 Yen dan menghasilkan Servant atau Craft Essence (peralatan tambahan). Untuk setiap kartu yang ingin digunakan, Anda harus mencetaknya. Hadiah dari permainan (misalnya sepuluh tarikan setelah menyelesaikan Singularitas) juga harus ditarik dengan membayar 100 Yen per kartu. Tingkat kelangkaan (pull rates) sama buruknya dengan game seluler—tanpa sistem pity yang ada di versi seluler (300 tarikan untuk jaminan 5-bintang).
Lebih parah lagi, jika Anda membeli kartu Servant dari toko kartu (seperti Ishtar atau Astolfo), Servant tersebut tidak akan menerima Bond experience setelah pertempuran, dan tidak bisa Dibangunkan. Hal ini membuat Servant yang sudah dicetak dan dibeli dari pemain lain tidak bisa digunakan secara maksimal. Padahal, Bangun Servant bisa memicu pembayaran lebih untuk mencetak kartu baru.
Kesimpulan
Game ini cukup menyenangkan untuk dicoba sekali oleh penggemar Fate, terutama untuk melihat Noble Phantasm 2D berubah menjadi CGI indah. Mekanik arena fighter-nya mengingatkan pada game anime lainnya, dan sayangnya tidak dirilis ke konsol rumah. Namun, monetisasi yang sangat buruk, tingkat tarikan yang mengerikan, dan ketidakmampuan menggunakan Servant dari pemain lain dengan semestinya membuatnya tidak direkomendasikan untuk siapa pun yang tidak sudah bermain game seluler atau ingin bermain lebih dari dua atau tiga Singularitas. Hanya hiburan singkat saat hujan, tetapi terlalu serakah untuk direkomendasikan.