Image description
kucing no togel
Mengenal Pinjal si Kutu Kucing yang Gesit dan Menyebalkan

Mengenal Pinjal si Kutu Kucing yang Gesit dan Menyebalkan

Sebagai pemilik kucing anda pasti pernah melihat serangga kecil seukuran semut berwarna coklat kehitaman ada di badan kucing kesayangan. Nah, makhluk kecil tersebut adalah pinjal (flea) atau biasa disebut kutu kucing. Kutu yang ada di tubuh kucing sebenarnya bukan hanya pinjal saja tapi ada jenis lainnya yang ukurannya jauh lebih kecil hingga tidak kasat mata, sehingga pemilik kucing tidak akan sadar akan keberadaanya, biasanya keberadaan kutu-kutu ini baru ketahuan saat kucing dibawa ke dokter hewan, karena memang kutu ini baru bisa dilihat dengan menggunakan mikroskop.

Pinjal sendiri juga ada banyak spesiesnya, diantaranya ada pinjal anjing (Ctenocephalides canis) dan pinjal manusia yaitu Pulex irritans alias kutu kepala, nah pinjal yang akan kita bahas di sini adalah pinjal kucing atau nama keren ilmiahnya Ctenocephalides felis, jenis ini merupakan kutu yang paling sering ada di tubuh kucing, jenis kutu ini bergerak sangat cepat bahkan bisa melompat dari tubuh kucing satu ke kucing lainnya.

Setelah tahu nama asli dari kutu kucing satu ini, yuk kita bahas satu-satu beberapa fakta menarik tentang pinjal kucing dan tips penanggulangannya:

  • Pinjal tidak bisa terbang. Mereka tidak punya sayap, ya jadi tidak bisa terbang, tapi karena tubuhnya kecil dan sangat langsing atau tipis lebih tepatnya jadi dia bisa bergerak lincah menyalip di antara lebatnya bulu kucing
  • Pinjal bisa melompat sangat tinggi. Meskipun kecil, pinjal yang sudah dewasa bisa melompat hingga ketinggian 6 inchi loh. Itulah makanya pinjal sangat gampang menular, mereka bisa tinggal lompat dari satu kucing ke kucing lainnya.
  • Manusia dan hewan lain bisa jadi perantara penularan atau perpindahan pinjal, jadi meskipun kucing anda tidak pernah keluar rumah atau tidak pernah ketemu dengan kucing lain bukan berarti dia tidak bisa tertular pinjal.
  • Pinjal bisa bertelur dalam jumlah sangat banyak. Jadi hanya perlu satu ekor saja untuk menimbulkan “wabah” pinjal, karena satu ekor pinjal betina dewasa bisa menelurkan hingga 50 butir dalam satu hari.
  • Pinjal bisa menghisap darah sebanyak 15 kali lipat dari bobot badannya sendiri setiap hari. Pinjal dewasa sangat rakus dan mereka memanfaatkan tubuh kucing sebagai sumber makanan. Hal ini bisa menyebabkan kucing jadi anemia atau kekurangan darah. Darah berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh jadi kucing yang anemia akan tampak lesu, lemah dan bahkan bisa sampai mati bila kondisinya sangat parah.
  • Pinjal bisa bikin gatal. Pinjal bisa menimbulkan efek macam-macam di tiap kucing, jadi gejala yang muncul bisa berbeda-beda. Gejala awal yang biasanya terlihat adalah rasa gatal yang berlebihan sehingga kucing jadi lebih sering menggaruk atau menggigit tubuhnya sendiri. Akibat dari menggaruk yang berlebihan akan tampak area tubuh yang botak dan kemerahan, dan bila tidak segera diatasi kebotakan bisa semakin meluas.
  • Satu ekor pinjal bisa menyebabkan alergi dermatitis. Alergi dermatitis merupakan peradangan di kulit akibat reaksi alergi tubuh terhadap pinjal, jadi munculah rasa gatal yang akan membuat kucing jadi lebih sering menggaruk sehingga menyebabkan kemerahan dan kebotakan. Jika satu ekor pinjal saja bisa menyebabkan peradangan maka bayangkan bila di badan kucing ada puluhan hingga ratusan pinjal, pastinya kucing akan sangat menderita akibat reaksi radang yang parah.
  • Pinjal bisa menyebarkan penyakit dan parasit lain. Pinjal bisa jadi perantara penyebaran penyakit bakterial seperti riketsia, mycoplasma, tularemia, dan bartonella. Pinjal juga bisa menyebarkan spesies parasit lainnya ketika sedang menghisap darah kucing atau bila pinjal tersebut tertelan oleh si kucing. Parasit yang bisa masuk ke tubuh kucing dari pinjal misalnya cacing pita.
  • Telur pinjal bisa jatuh dimana saja. Begitu pinjal betina dewasa bertelur, telur-telurnya akan mudah jatuh ke mana saja, ke karpet, sofa, di bawah bantal, atau di sela-sela lantai kayu. Makanya, untuk menghilangkan kutu dari badan kucing tidak hanya sekedar memandikan kucing lalu beres, tapi perlu tindakan pengendalian yang komprehensif, artinya penanganan tidak hanya pada kucingnya saja tapi juga pada lingkungan tempat tinggal untuk membasmi pinjal yang ada dan pencegahan reinfestasi atau pinjal muncul lagi.

Tindakan pembasmian pinjal dewasa dari tubuh kucing harus menggunakan obat anti kutu, dan jangan lupa pentingnya pembersihan ruangan dalam rumah terutama karpet, keset, sofa, dan alas tidur kucing, bersihkan dengan menggunakan penyedot debu dan bila perlu cuci bersih. Kotoran yang sudah di vakum dengan penyedot debu juga harus segera dibuang, jangan dibiarkan ada dalam alat karena telur tetap akan bisa menetas dan pinjal akan merayap keluar. Diskusikan masalah kutu kucing ini dengan dokter hewan agar bisa mendapatkan rencana pengendalian kutu yang tepat dan efektif.

© 2026 - Semua hak dilindungi undang-undang. PT dengan modal Rp 10.000.000.000. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190