Manajer bisnis LeBron James, Maverick Carter, bertaruh pada pertandingan NBA melalui bandar ilegal
Mitra bisnis superstar NBA LeBron James, Maverick Carter, telah memasang sekitar 20 taruhan pada pertandingan sepak bola dan bola basket selama setahun, dengan setiap taruhan berkisar antara $5.000 hingga $10.000. Carter juga mengakui bahwa taruhan tersebut ditempatkan melalui bandar ilegal, menurut laporan media di Amerika Serikat.
Maverick Carter telah lama menjadi teman yang kemudian menjadi rekan bisnis LeBron James. Mereka saling kenal sejak masa mereka di Akron, Ohio. Selain menjadi mitra bisnis LeBron James, Carter juga ikut memiliki SpringHill Company, sebuah perusahaan hiburan dan produksi, bersama bintang NBA tersebut.
Maverick Carter dikatakan telah mengungkapkan hal tersebut kepada penyelidik federal, menurut laporan The Washington Post pada hari Kamis. Pengungkapan itu dilakukan selama wawancara sebagai bagian dari penyelidikan terhadap bandar Wayne Nix, demikian laporan Post. Laporan tersebut juga mengutip juru bicara Carter dan LeBron yang mengonfirmasi bahwa wawancara itu terjadi pada tahun 2021.
“Tuan Carter bukanlah target penyelidikan, dia bekerja sama, tidak pernah didakwa, dan tidak pernah dihubungi lagi mengenai masalah ini,” kata juru bicara Adam Mendelsohn dalam pernyataan yang diberikan kepada surat kabar tersebut.
Laporan itu menambahkan bahwa ketika ditanya apakah ia pernah memasang taruhan pada pertandingan Los Angeles Lakers, ia mengaku tidak ingat pernah memasang taruhan pada Lakers. Tim yang berbasis di Los Angeles itu telah menjadi rumah bagi LeBron sejak 2018, ketika ia pindah dari Cleveland Cavaliers.
Ia membantu tim tersebut meraih gelar juara NBA ke-17 setelah pandemi. Waralaba LA itu sekarang sejajar dengan tim dengan gelar juara NBA terbanyak yang dimenangkan bersama rival abadi mereka, Boston Celtics.
James saat ini adalah pemimpin pencetak skor sepanjang masa NBA. Lakers saat ini berada di posisi ketujuh di Wilayah Barat NBA setelah memainkan 20 pertandingan.
Sementara itu, ada kabar baik dari sisi pribadi untuk bintang NBA tersebut dengan putranya, Bronny James, mendapatkan izin dari dokter untuk kembali bermain bola basket. Remaja berusia 19 tahun itu telah absen selama empat bulan setelah mengalami serangan jantung. The Associated Press melaporkan bahwa mahasiswa baru University of Southern California itu diperkirakan akan segera melakukan debut kuliahnya.
Seorang juru bicara keluarga James mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis bahwa Bronny akan menjalani evaluasi akhir dengan staf USC minggu ini. Ia diperkirakan akan melanjutkan latihan minggu depan. “Spesialis jantung telah membersihkannya, itu bagus dan sekarang masalahnya adalah mengembalikannya ke lapangan minggu depan, mudah-mudahan untuk mulai berlatih dengan tim secara penuh kontak,” kata pelatih Andy Enfield pada hari Kamis setelah sesi latihan tim.