Image description
macau casino closed
Makau Akan Menutup 11 Kasino Satelit di Tengah Upaya Diversifikasi Ekonomi

Makau Akan Tutup 11 Kasino

Ambisi Makau untuk meminimalkan dampak ekonomi ketergantungan pada perjudian berlanjut saat wilayah tersebut bersiap untuk menutup 11 kasino satelit pada akhir tahun 2025. Kasino satelit, sebagai konteksnya, adalah ruang permainan yang lebih kecil yang dioperasikan oleh mitra pihak ketiga dari konsesi kasino di Makau.

Tujuh dari sebelas properti yang dimaksud beroperasi di bawah lisensi SJM Holdings. Pada saat yang sama, perusahaan tersebut menambahkan bahwa pihaknya berencana untuk membeli dua kasino satelit yang tersisa (Ponte 16 dan L'Arc Macau) dan mengoperasikannya secara langsung.

Sementara itu, Melco Resorts & Entertainment mengonfirmasi akan menutup Grand Dragon Casino, serta tiga ruang permainan slot Mocha Club, termasuk Mocha Hotel Royal, Mocha Kuong Fat, dan Mocha Grand Dragon Hotel. Galaxy Entertainment Group, di sisi lain, mengonfirmasi penutupan Waldo Casino yang akan datang, menghubungkannya dengan pertimbangan komersial.

Karyawan dan Mesin yang Terdampak Akan Dipindahkan

Awal pekan ini, Tai Kin Ip, Sekretaris Ekonomi dan Keuangan Makau, mencatat bahwa ada sekitar 5.600 penduduk setempat yang dipekerjakan di kasino satelit, 4.800 di antaranya sebagian dipekerjakan langsung oleh pemegang konsesi.

Karyawan yang terdampak penutupan 11 kasino akan dipindahtugaskan, sesuai pengumuman perusahaan masing-masing. Mesin dan meja permainan yang ada juga akan dipindahkan ke properti lain.

Para ahli memperkirakan bahwa penambahan mesin dan meja tambahan akan mengimbangi biaya yang terkait dengan perekrutan 800 orang yang dipekerjakan oleh operator kasino satelit. Galaxy dan Melco dapat melihat peningkatan langsung dalam hasil tabel, menurut analisis oleh CLSA.

Makau Mencari Sumber Pendapatan Baru

Seperti yang disebutkan, upaya Makau untuk mendiversifikasi ekonominya terus berlanjut. Wilayah ini secara historis bergantung pada perjudian, yang memiliki beberapa kelemahan, terutama selama masa-masa sulit bagi industri ini. Lockdown akibat COVID sebelumnya menghambat sektor kasino, sehingga membahayakan ekonomi Makau.

Meskipun kawasan tersebut sebagian besar sudah pulih, para pemimpinnya kini meningkatkan upaya untuk menciptakan aliran pendapatan tambahan. Untuk tujuan tersebut, Makau baru-baru ini menekan para pemegang konsesi untuk berinvestasi di sektor non-permainan, seperti budaya, pariwisata, dan teknologi.

© 2026 - Semua hak dilindungi undang-undang. PT dengan modal Rp 10.000.000.000. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190