Abstrak
Elemen kunci untuk meningkatkan distribusi perkotaan adalah pengelolaan ruang parkir yang memadai, khususnya untuk operasi bongkar muat. Sistem pemesanan awal yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dapat menjadi alat yang sangat berguna bagi pemerintah kota. Alat tersebut harus dilengkapi dengan kriteria untuk mengalokasikan permintaan ke slot waktu. Dalam makalah ini, kami membahas kriteria alternatif untuk masalah penugasan slot parkir untuk distribusi perkotaan dan mengusulkan penggunaan formulasi pemrograman matematis untuk memodelkannya. Beberapa model diusulkan, dianalisis, dan dibandingkan satu sama lain. Pengalaman komputasi yang ekstensif disajikan dengan analisis dan perbandingan terperinci, yang memberikan indikator kuantitatif kualitas dari setiap model yang diusulkan.