Image description
slotted headstock
Apa itu Slotted Headstock (Dan Apa Fungsinya?)

Pendahuluan

Dalam artikel ini kita akan membahas kepala gitar berlubang (slotted headstock) pada gitar akustik – mengapa mereka ada, apa tujuannya, serta kelebihan dan kekurangannya. Mari kita cari tahu!

Kepala gitar berlubang, berbeda dengan kepala gitar padat, dibuat dengan dua slot yang dipotong pada kayu. Slot ini berisi batang logam tempat senar dililitkan. Meskipun ada yang berpendapat bahwa gaya kepala gitar mempengaruhi nada gitar, hal itu sangat sulit dibuktikan dan jika pun ada pengaruhnya, kemungkinan sangat kecil.

Meski begitu, terdapat banyak perbedaan struktural antara keduanya yang mungkin mempengaruhi pilihan instrumen Anda selanjutnya. Mari kita mulai dengan dua alasan MENGAPA kepala gitar berlubang digunakan.

Alasan #1: Estetika

Kepala gitar berlubang hampir secara eksklusif ditemukan pada gitar 12 fret, artinya leher gitar bergabung dengan badan pada fret ke-12. Alasannya sederhana: estetika keseluruhan kepala gitar berlubang cocok dengan gitar 12 fret. Mengapa?

Ingatlah bahwa apa yang indah bagi kita pada akhirnya dipengaruhi oleh budaya. Sebelum gitar senar baja ditemukan, ada gitar senar nilon atau usus – gitar klasik dan flamenco. Gitar-gitar ini selama bertahun-tahun menggunakan kepala gitar berlubang dan hampir selalu merupakan gitar 12 fret.

Dengan demikian, kita telah terkondisi secara budaya untuk menganggap kepala gitar berlubang lebih indah pada gitar 12 fret. Sesederhana itu!

Alasan #2: Sudut Patahan Senar

Pada gitar dengan kepala gitar berlubang, senar dijepit di atas nut dengan sudut yang lebih curam (disebut sudut patahan). Banyak gitaris dan pembuat gitar percaya bahwa hal ini menyebabkan senar memberikan tekanan lebih besar pada nut dan akibatnya menyalurkan lebih banyak energi ke seluruh gitar, yang pada akhirnya mempengaruhi nada secara positif.

Apakah ini benar masih menjadi perdebatan. Secara pribadi, saya menikmati nada gitar dengan kepala gitar berlubang lebih, tetapi hampir mustahil untuk mengatakan apakah perbedaan nada disebabkan oleh desain kepala gitar mengingat banyak variabel lainnya.

Meskipun saya katakan alasan utama untuk kepala gitar berlubang adalah estetika, ada beberapa perbedaan struktural yang perlu Anda pertimbangkan jika berencana membelinya.

Perbedaan #1: Arah Mesin Tuning

Pada gitar dengan kepala gitar berlubang, semua mesin tuning mengarah ke belakang kepala gitar, ke arah Anda sebagai pemain. Menurut saya, ini adalah keuntungan besar karena keenam tuner dapat disetel dengan cara yang sama, berbeda dengan kepala gitar padat di mana Anda harus mengatur ulang posisi tangan untuk menjangkau tiga tuner kedua.

Selain itu, saya juga merasa lebih ergonomis untuk menyetel dari belakang kepala gitar daripada dari samping. Ini perbedaan kecil, tapi patut dipertimbangkan.

Perbedaan #2: Proses Penggantian Senar

Perbedaan kunci kedua adalah proses penggantian senar pada masing-masing desain kepala gitar. Banyak yang merasa bahwa kepala gitar berlubang lebih sulit untuk diganti senarnya dan sayangnya saya setuju. Lebih sulit mengeluarkan senar saat putus, lebih sulit memasukkan senar ke lubang, dan lebih sulit melilitkannya saat menyetel.

Meskipun demikian, tidaklah jauh lebih sulit sehingga menjadi penghalang bagi saya. Namun, jika Anda seseorang yang sering menggunakan berbagai tuning alternatif, putusnya senar di atas panggung adalah hal biasa dan kepala gitar berlubang mungkin membuat situasi semakin menegangkan.

Kesimpulan

Saya rasa Anda bisa menebak preferensi pribadi saya sekarang – saya suka kepala gitar berlubang! Nuansa historis serta preferensi saya terhadap gitar 12 fret berbadan kecil menjadikannya pasangan yang sempurna. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda lebih suka kepala gitar berlubang atau padat pada gitar Anda?

Sampai jumpa lain waktu!

© 2026 - Semua hak dilindungi undang-undang. PT dengan modal Rp 10.000.000.000. Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190