Abstrak
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis perbandingan jumlah produksi, biaya, penerimaan, pendapatan, dan R/C Ratio petani krisan potong di Samigaluh sebelum dan selama pandemi Covid-19. Metode penelitian adalah studi kasus dengan teknik sampling secara sensus. Total sampel petani sebanyak 30 orang sebelum pandemi, sedangkan selama pandemi hanya 12 petani yang masih berusaha menanam krisan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan kuantitatif. Analisis perbandingan data dilakukan menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya sebelum pandemi adalah Rp8.843.295, sedangkan pada saat pandemi sebesar Rp5.092.551. Hal ini menunjukkan penurunan biaya selama pandemi sebesar 42,41%. Rata-rata produksi sebelum pandemi adalah 10.533 tangkai, sedangkan pada saat pandemi sebanyak 7.190 tangkai. Hal ini menunjukkan penurunan rata-rata produksi selama pandemi sebesar 31,74%. Rata-rata pendapatan petani sebelum pandemi adalah Rp15.120.000, sedangkan pada saat pandemi sebesar Rp1.220.333. Hal ini menunjukkan penurunan pendapatan petani sebesar 91,93%. R/C ratio sebelum pandemi sebesar 1,73, sedangkan pada saat pandemi sebesar -0,77. Hal ini menunjukkan penurunan R/C ratio sebesar 144,5%. Pendapatan yang diterima petani sebelum pandemi adalah Rp6.376.706, sedangkan pada saat pandemi sebesar -Rp4.166.033. Hal ini menunjukkan penurunan tingkat pendapatan sebesar 166%.
Kata kunci: Pandemi Covid-19, Usahatani, Bunga Krisan Potong
Daftar Pustaka
- Alavan, A. (2015) ‘Pengaruh Pemupukan Terhadap Pertumbuhan Beberapa Varietas Padi Gogo (Oryza sativa L.) Effect’, Floratek, pp. 61–68.
- Apriadi, I. Y. R. T. H. (2016) ‘analisis risiko usahatani tomat (Solanum Lycopersicum) varietas permata (Suatu Kasus di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis)’, Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, (2006), pp. 189–194.
- Apriani, M., Rachmina, D. and Rifin, A. (2018) ‘Pengaruh Tingkat Penerapan Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (Ptt) Terhadap Efisiensi Teknis Usahatani Padi’, Jurnal Agribisnis Indonesia, 6(2), p. 121. doi: 10.29244/jai.2018.6.2.121-132.
- Arimbawa, P. D. and Widanta, A. . B. P. (2017) ‘Pengaruh Luas Lahan, Teknologi dan Pelatihan Terhadap Pendapatan Petani Padi dengan Produktivitas sebagai Variabel Intervening di Kecamatan Mengwi’, Arimbawa, Dika Putu, 6, pp. 1601–1627.
- Badan Pusat Statistik. (2019) 'Statistik Holtikultura Daerah Istimewa Yogyakarta'
- Badan Pusat Statistik. (2021) 'Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Angka'
- Badan Pusat Statistik Kulon Progo. (2021) 'Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Kulon Progo Menurut Lapangan Usaha'
- Darwis, V., Maulana, M. and Rachmawati, R. R. (2020) ‘Dampak pandemi covid-19 terhadap nilai tukar petani dan nilai tukar usaha pertanian’, Dampak Pandemi Covid-19: Perspektif Adaptasi dan Resilensi Ekonomi Pertanian, pp. 83–103.
- Dewanti, P. C., Bambang, G. and Ninuk, H. (2017) ‘Pengaruh Penambahan Cahaya Pada 3 Varietas Krisan (Chrysanthemum morifolium) Tipe Spray’, Jurnal Produksi Tanaman, 5(1), pp. 77–83.
- Hukom, J., Kakisina, L. O. and Sari, R. M. (2019) ‘Analisis Produktivitas Petani Sayuran Daun Di Desa Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon’, Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan, 7(3), p. 227. doi: 10.30598/agrilan.v7i3.902.
- Juliansyah, H. and Riyono, A. (2018) ‘Pengaruh Produksi, Luas Lahan dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pendapatan Petani Karet di Desa Bukit Hagu Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara’, Jurnal Ekonomi Pertanian Unimal, 1(2), pp. 65–72.
- Kartika, N. Y. and Novitriani, S. (2021) ‘Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pola Pekerjaan Petani: Kasus Desa Andaman, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan’, Jurnal Kependudukan, Keluarga, dan Sumber Daya Manusia, 2(1), pp. 36–43. doi:10.37269/pancanaka.v2i1.83.
- Maghfira, A., Setiadi, A. and Ekowati, T. (2017) ‘Kontribusi Usahatani Bunga Krisan Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang’, Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 1(1), p. 26. doi: 10.14710/agrisocionomics.v1i1.1639.
- M. P. Manatar, E. H. Laoh, J. R. M. (2017) ‘Pengaruh Status Penguasaan Lahan Terhadap Pendapatan Petani Padi Di Desa Tumani, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan’, Agro-Sosio Ekonomi Unsrat, 13, pp. 55–64.
- M. R. Habiby, S. Damanik, J. G. (2013) ‘Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Tanah ( Arachis Hypogaea L.) Pada Beberapa Pengolahan Tanah Inseptisol Dan Pemberianpupuk Kascing’, Jurnal Online Agroteknologi, 1(4), pp. 1183–1194.
- Normansyah, D., Rochaeni, S. and Humaerah, A. D. (2014) ‘Analisis Pendapatan Usahatani Sayuran Di Kelompok Tani Jaya, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor’, Agribusiness Journal, 8(1), pp. 29–44. doi: 10.15408/aj.v8i1.5127.
- Nurhajijah, Fitria, A. F. T. (2021) ‘Usahatani Cabai Merah Dan Cabai Hijau Saat Wabah Covid – 19 ( Studi Kasus Di Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang ) Farming Of Red Chili And The Green Chili During The Plague Of Covid-19 ( Case Study In Sei Mencirim Village , Sungal’, 19(May 2020), pp. 32–40.
- Palijama, W., Riry, J. and A Y, W. (2012) ‘Komunitas Gulma pada Pertanaman Pala ’, Agrologia, 1(2), pp. 134–142.
- Pratama, H. G., Sutarno, S. and Darmawati, A. (2018) ‘Penambahan lama penyinaran dengan perbedaan jam dan jumlah hari pada tanaman krisan (Chrysanthemum sp.) terhadap pertumbuhan dan bobot tanaman’, Journal of Agro Complex, 2(2), p. 155. doi: 10.14710/joac.2.2.155-161.
- R. Tri P., Hari W. (2021) 'Pendayagunaan Limbah Bunga Potong Krisan Dampak dari Pandemi Covid-19 untuk Pembuatan Pupuk 0rganik di Kota Surabaya', Jurnal Akses Pengabdian Indonesia, 6(1), pp. 39-44.
- Sarni and Sidayat, M. (2020) ‘Dampak Pandemi COVID 19 Terhadap Pendapatan Petani Sayuran di Kota Ternate’, Prosiding Seminar Nasional Agribisnis 2020, (21), pp. 144–148.
- Suryana, A. (2020) Dampak Pandemi Covid 19 Perspektif Adaptasi dan Resiliensi Sosial Ekonomi dan Pertanian. 2020th edn. Edited by N. S. S. Sunarsih, Ening Ariningsih, Erma Suryani and S. Savitri. Jakarta: IAARD PRESS.
- T. Tendjaningsih, Suyudi, H. N. (2018) ‘Peran Kelembagaan Dalam Pengembangan Agribisnis Mendong Institutional’, Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 4(2), pp. 210–226.