Pengertian Vegan
Vegan adalah orang yang tidak mengonsumsi daging hewan dan segala jenis makanan olahan yang berasal dari hewan. Pola makan bebas dari daging, produk olahan susu, dan telur disebut juga sebagai diet vegan. Saat ini, arti vegan tidak hanya sebatas pola makan, melainkan juga menerapkan gaya hidup yang menghindari produk seperti pakaian dan kosmetik yang berasal dari hewan. Gaya hidup vegan juga memperhatikan dampak lingkungan akibat produksi bahan makanan dan produk hewani.
Jenis Pola Makan Vegan
Sebenarnya, belum banyak penelitian ilmiah yang menyediakan informasi tentang jenis-jenis diet ini. Namun, ada dua jenis pola makan yang paling sering dijalani oleh para vegan.
Pola Makan Makanan Mentah
Pada pola makan ini, Anda biasanya mengonsumsi bahan makanan yang mentah, selain daging hewan. Hal ini diyakini dapat menghindari hilangnya zat gizi ketika dimasak pada suhu tinggi. Namun, tidak semua jenis makanan dikonsumsi tanpa dimasak sepenuhnya; biasanya bahan makanan dimasak hingga suhu 40 °C.
Pola Makan Bebas Gluten
Pada dasarnya, diet bebas gluten adalah pola makan yang menghindari produk mengandung gluten, yaitu protein yang ditemukan pada padi-padian, gandum, serealia, dan jelai. Jenis diet ini biasanya diterapkan oleh penderita penyakit celiac, di mana sistem imun menganggap gluten sebagai ancaman dan menyebabkan gangguan pencernaan.
Perbedaan Vegan dan Vegetarian
Diet vegan sering dianggap sama dengan diet vegetarian, padahal keduanya berbeda. Diet vegetarian merujuk pada pola makan yang berfokus pada tumbuhan, namun memiliki beberapa variasi dan batasan. Sementara itu, vegan adalah jenis vegetarian dengan pantangan paling ketat, tidak mengonsumsi susu, telur, keju, atau madu. Pola makan vegan hanya memperbolehkan konsumsi makanan yang ditanam (plant-based) seperti sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Manfaat Diet Vegan
Alasan kesehatan menjadi alasan utama menjadi vegan. Pola makan ini kaya akan serat, mineral, dan vitamin, seperti magnesium, asam folat, vitamin C, vitamin E, serta zat fitokimia.
Sumber Makanan Alami yang Bergizi
Sumber makanan dalam diet vegan mencakup bahan alami yang memiliki zat gizi baik. Meskipun tidak mengonsumsi protein hewani, Anda tetap bisa mendapatkan protein nabati dari buah, sayur, sereal, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Zat gizi yang diperoleh meliputi serat, magnesium, vitamin C, A, E, kalium, dan asam folat.
Menurunkan Risiko Kanker
Sifat antioksidan dalam makanan plant-based dapat menurunkan risiko kanker. Karotenoid yang terdapat dalam buah dan sayuran berwarna memiliki sifat antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas.
Menjaga Berat Badan Ideal
Diet vegan umumnya rendah kalori dan lemak tak jenuh, serta tinggi serat. Hal ini membantu metabolisme tubuh, membuat kenyang lebih lama, dan mengurangi keinginan mengonsumsi camilan.
Mengontrol Gula Darah
Penelitian menunjukkan bahwa vegan cenderung memiliki kadar gula darah lebih rendah, sehingga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan mencegah obesitas terkait diabetes.
Kulit Lebih Sehat
Konsumsi buah dan sayuran yang kaya vitamin menutrisi kulit dan membuatnya lebih sehat, mengurangi masalah kulit yang mungkin timbul dari produk hewani.
Risiko Kekurangan Gizi
Karena pilihan sumber makanan terbatas, vegan harus menyiasati pemenuhan zat gizi penting yang biasanya berasal dari hewan, seperti asam lemak omega-3, zat besi, vitamin B12, dan kalsium. Kekurangan zat gizi ini dapat menyebabkan masalah seperti kekurangan kalori, anemia, rambut rontok, lemas, dan gangguan perkembangan otak. Menurut WHO, belum ada bukti yang memadai mengenai dampak jangka panjang, namun pakar gizi menyarankan untuk mengonsumsi sumber makanan pengganti.
Tips Menjalani Diet Vegan
Untuk mendapatkan gizi lengkap, konsumsilah sayuran yang bervariasi setiap hari, pilih makanan dengan lemak tak jenuh, dan makan dalam porsi kecil tapi sering. Jika ragu, konsultasikan dengan ahli gizi untuk merencanakan menu yang sesuai dengan aturan diet nabati dan tetap memenuhi kebutuhan gizi harian.